Pada era modernisasi, persaingan antara perusahaan semakin ketat yang berbasis pada sumber daya manusia dan merupakan hal yang tidak mudah untuk mengatur orang-orang yang memiliki karakter berbeda satu sama lain Mengatur orang-orang yang berbeda karakter diperlukan kualitas kepemimpinan dari perusahaan dimana orang-orang itu bekerja. Kepemimpinan mengikat orang-orang untuk bekerja bersama-sama. Kepemimpinan transformasional menciptakan suatu organisasional yang dinamis yang sering dibutuhkan untuk menciptakan inovasi, visi dan lingkungan yang memotivasi para karyawan untuk berprestasi melampaui harapan.

Baca Juga  Menggapai Informasi Hubungan Gaji dan Kinerja Karyawan

Kepuasan kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya, yang mana sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan dan prestasi kerja. Hubungan kepuasan kerja dengan komitmen organisasi, dijelaskan berdasarkan Expectancy Theory, menyatakan bahwa kekuatan yang memotivasi seseorang untuk bekerja giat dalam mengerjakan pekerjaannya tergantung dari hubungan timbal balik antara apa yang diinginkan dan dibutuhkan dari hasil pekerjaan itu.

Gaya kepemimpinan dapat mempengaruhi kepuasan kerja, seperti gaya kepemimpinan transformasional yang tidak hanya sebatas hubungan kerja saja, akan tetapi lebih mengarah pada pemberian motivasi, perhatian kepada kebutuhan individu dan lain-lainnya yang mengarah pada penghargaan kepada karyawan sebagai manusia yang memiliki hak asasi.

Baca Juga  Menggapai Informasi Pendidikan Menumbuhkan Kreativitas Anak

Hal ini menyatakan bahwa dalam upaya menjadi efektif, pemimpin tergabung dalam perilaku yang menghargai lingkungan dan kemampuan karyawan untuk menanggulangi kekurangan yang berhubungan dengan kepuasan kerja karyawan secara individual maupun keseluruhan. Bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara kepemimpinan
transformasional dan kepuasan kerja.

Komentar Anda